Delete this element to display blogger navbar

Tidur Nyenyak Bikin Pria Perkasa


TEMPO Interaktif, Montreal - Tidur nyenyak bisa meningkatkan keperkasaan pria. Menurut penelitian Zoran Sekerovic, mahasiswa pascasarjana Jurusan Psikologi dari Universitas Montreal, Quebec, Kanada, tidur nyenyak berkaitan dengan kadar testeron. Testosteron adalah hormon steroid yang merupakan hormon utama seks lelaki. Fungsinya antara lain meningkatkan libido, energi, fungsi imun, dan perlindungan terhadap osteoporosis.

Sekerovic, yang mempresentasikan temuannya pada konferensi tahunan Association Prancophone pour le Savoir (ACFAS), menyatakan, pada pria muda, tidur nyenyak mencapai 10 - 20 persen dari tidur total. Pada usia 50 tahun, menurun menjadi 5 - 7 persen. Untuk pria berusia lebih dari 60 tahun, tidur nyenyak bisa lenyap sama sekali.

Menurut peneliti Universitas Montreal ini, kualitas tidur pria mulai berkurang saat usia 40 tahun. "Pada usia 30 tahun, kadar testosteron turun 1- 2 persen per tahun," kata dia seperti dikutip dari lama Sciencedaily. "Tidur nyenyak merupakan penyembuhan tubuh dan pikiran yang optimal," kata Sekerovic, seraya menambahkan bahwa ini adalah studi pertama untuk penemuan ini.

Pada pria umur 20 tahunan, kaitan tidur nyenyak dan kadar testosteron ini tak ditemukan. Pasalnya, pria usia 20 tahunan memiliki sirkuit saraf yang masih utuh, yang berguna untuk sinkronisasi saraf. "Tidur nyenyak butuh sinkronisasi saraf. Rendahnya testosteron menandakan minimnya sinkronisasi. Ini menjelaskan kenapa pria paruh baya susah tidur nyenyak," kata dia. Sekerovic menunjukkan kurangnya kadar testosteron merupakan dampak tak bisa tidur nyenyak, bukan sebaliknya.

share on facebook

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More
Design by Kumpul Berita